Selamat siang sobat darsitek, siang ini saya akan membagikan kepada anda tentang cara menghitung volume m3 pada galian tanah. Pelaksanaan pembangunan terutama pekerjaan pondasi itu banyak berhubungan dengan tanah entah itu galian maupun urugan atau dalam bahasa inggris disebut cut and fill, terkadang kita memerlukan data volume galian atau urugan yang dikerjakan, ini dipakai sebagai dasar untuk mengadakan kontrak perjanjian borongan, atau untuk mendatangkan atau membuang tanah. nah.. sebagai bahan referensi disini kita buatkan contoh cara menghitung volume m3 galian tanah.

Contoh Perhitungan Volume M3 Galian Tanah

galian tanah pondasi batu kali

Misalnya kita akan membangun sebuah rumah tinggal yang menggunakan pondasi batu kali. Nah, pastinya tanah tersebut harus digali dulu, jika pondasinya berbentuk trapesium sedalam 80cm, lebar bawah 60cm, lebar atas 30cm, dan total panjang pondasi 90m. Berapa volume m3 galian tanahnya? Pada situasi tersebut mari kita hitung bersama.

Penampang galian berbentuk trapesium sedalam 80cm, lebar bawah 60cm, lebar atas 100cm, agar lebih mudah dalam membayangkan bentuknya, maka kita buatkan gambar ilustrasinya seperti pada gambar dibawah ini.

rumus volume galian tanah

Menghitung Volume Pasangan Pondasi Batu Kali

Dari data diatas, semua ukurannya menggunakan satuan sentimeter (cm), maka kita harus rubah dulu ke satuan meter (m).

  • penampang pasangan batu kali berbentuk trapesium, maka rumus luasannya adalah jumlah sisi sejajar dibagi dua dikalikan tinggi yaitu = ((0,6m+0,3m)/2) x 0,8m = 0,36m2.
  • Lalu volumenya bisa dihitung dengan rumus luas penampang x panjang pondasi = 0,36m2 x 90m = 32,4m3.

Menghitung Volume Galian Tanah

Dari data diatas, maka luas penampang dan volume galian tanah tersebut adalah:

  • Luas penampang galian = ((0,6m+1m)/2) x 1m = 0,8m2.
  • Volume galian tanah = 0,8m2 x 90m = 57,6m3.

Jadi kita tahu bahwa total volume galian tanahnya adalah 57,6m3.

Menghitung Volume Urugan Kembali

Setelah dipasang pondasi batu kali lalu bekas galian tadi harus diurug kembali. Jadi volume urugan tanahnya bisa kita hitung dengan cara volume galian tanah dikurangi volume pondasi batu kali.

  • Volume urugan tanah kembali = 57,6m3 – 32,4m3 = 25,2m3.

Dari contoh cara menghitung volume m3 galian tanah tersebut, maka kita bisa dapatkan:

  • volume pondasi batu kali 32,5m3.
  • volume galian tanah = 57,6m3.
  • volume urugan tanah kembali = 25,2m3.

Inti utamanya adalah kita mencari tahu seperti bangun ruang apakah bentuk medan yang ingin diurug, lalu kita gunakan rumus sesuai dengan bangun ruang tersebut. Mungkin itu saja artikel singkat ini, mudah-mudahan bisa berguna untuk anda. Jangan lupa share ke yang lain agar mereka juga bisa belajar. Jika ingin berlangganan artikel ini, silahkan cari gambar bel pada bagian pojok kiri bawah situs ini, terimakasih.

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini